GEREJA LEBIH DARI SEKEDAR BANGUNAN
Scripture
Sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila, pembantu-pembantuku dalam Kristus Yesus: yang telah mempertaruhkan nyawa mereka untuk hidupku: kepada siapa bukan hanya aku berterima kasih, tetapi juga semua jemaat orang-orang bukan Yahudi. Demikian pula sampaikan salam kepada jemaat yang ada di rumah mereka... (Roma 16:3-5).
Devotional
Ketika Anda mempelajari Kitab Roma dengan seksama, terutama pasal keenam belas, Anda akan melihat sesuatu yang mencolok tentang Gereja mula-mula. Itu bukan satu jemaat pusat; ada beberapa persekutuan, kelompok-kelompok orang percaya yang bertemu di berbagai tempat, namun semuanya adalah bagian dari Gereja yang sama.
Hal ini menjadi lebih jelas ketika Anda membaca pembukaan surat Paulus kepada orang Roma: “Kepada semua orang di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil menjadi orang-orang kudus...” (Roma 1:7).
Gereja-gereja tersebar di banyak lokasi dengan persekutuan rumah tangga dan kelompok-kelompok Kristen yang bertemu di berbagai rumah. Itulah sebabnya dalam Roma 16:3-5, dia mengatakan sampaikan salam kepada Priskila dan Akwila dan jemaat yang ada di rumah mereka.
Juga, dalam ayat ke-11, dia berkata, “...sampaikan salam kepada mereka yang termasuk isi rumah Aristobulus,” dan melanjutkan dalam ayat ke-11 untuk mengatakan, “...Sampaikan salam kepada mereka yang termasuk isi rumah Narkisus, yang ada dalam Tuhan.” Ini bukan sekadar keluarga; ini adalah gereja-gereja, ekspresi hidup dan perpanjangan pelayanan Paulus. Ini mengungkapkan sesuatu yang mendalam: gereja bukanlah bangunan; itu adalah umat Allah.
Gereja mula-mula diorganisir sebagai banyak gereja, satu tubuh Kristus. Mungkin ada beberapa pertemuan, tetapi masing-masing hidup, aktif, dan terhubung. Alkitab mengatakan, “Dan mereka, dengan tekun dan dengan sehati berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing...” (Kisah Para Rasul 2:46). Ada pertemuan yang lebih besar, tetapi juga ada persekutuan yang lebih kecil di mana mereka berbagi Firman, berdoa bersama, dan bertumbuh bersama.
Struktur semacam ini membuat Gereja kuat dan tidak dapat dihancurkan. Bahkan di masa penganiayaan, itu terus berkembang. Anda mungkin bisa menghancurkan sebuah bangunan, tetapi Anda tidak bisa menghancurkan Gereja. Selama orang-orangnya ada, Gereja ada. Inilah mengapa persekutuan sangat penting.
Di mana pun orang Kristen berkumpul dalam Nama Tuhan, Dia hadir, dan itulah Gereja. Tuhan Yesus menekankan kekuatan dari pertemuan terkecil ketika Dia berkata, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Matius 18:20).
Jadi, jangan mengurangi Gereja menjadi sebuah lokasi atau struktur. Pahami sifat aslinya: itu adalah Tubuh Kristus yang hidup, diekspresikan melalui umat-Nya, dalam persekutuan, dalam kesatuan, dan dalam tujuan. Jadilah bagian dari ekspresi itu. Perkuatlah itu. Bangunlah itu. Begitulah cara Gereja bertumbuh, dan Kerajaan maju dari kemuliaan ke kemuliaan. Haleluya!
Confession
Bapa yang terkasih, aku berterima kasih karena Engkau menjadikanku bagian dari Gereja, Tubuh Kristus yang hidup. Aku berfungsi aktif dalam persekutuan, berkontribusi pada pertumbuhan dan penguatan orang lain. Melalui diriku, hidup-Mu diekspresikan, dan Kerajaan-Mu maju hari ini, dalam Nama Yesus. Amin.
Prayer
Bapa yang terkasih, aku berterima kasih karena Engkau menjadikanku bagian dari Gereja, Tubuh Kristus yang hidup. Aku berfungsi aktif dalam persekutuan, berkontribusi pada pertumbuhan dan penguatan orang lain. Melalui diriku, hidup-Mu diekspresikan, dan Kerajaan-Mu maju hari ini, dalam Nama Yesus. Amin.
Salvation Prayer
Ya Tuhan Allah, saya percaya dengan segenap hati saya kepada Yesus Kristus, Anak Allah yang hidup. Saya percaya Dia mati untuk saya dan Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Saya percaya Dia hidup hari ini.
Saya mengaku dengan mulut saya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dalam hidup saya mulai hari ini. Melalui Dia dan dalam Nama-Nya, saya memiliki hidup yang kekal; saya dilahirkan kembali.
Terima kasih Tuhan, karena menyelamatkan jiwaku! Sekarang saya adalah anak Allah. Haleluya!