MELAMPAUI GENDER—SATU DALAM KRISTUS
Scripture
Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan: karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus (Galatia 3:28).
Devotional
Firman Tuhan mengungkapkan sesuatu yang mendalam tentang identitas Anda dalam Kristus: itu melampaui perbedaan alami. Ketika Alkitab mengatakan, “tidak ada laki-laki atau perempuan,” itu mengungkapkan realitas spiritual. Identitas Anda dalam Kristus tidak ditentukan oleh tubuh fisik Anda tetapi oleh roh Anda.
Dalam Roma 16:1, Rasul Paulus memperkenalkan Febe dan menyebutnya “pelayan jemaat.” Kata yang diterjemahkan “pelayan” berasal dari bahasa Yunani “diakonos,” kata yang sama yang digunakan untuk diaken. Ini berarti Febe berfungsi sebagai diakones di gereja.
Namun, beberapa orang mencoba menafsirkan ulang ini, menyarankan bahwa dia hanyalah seorang pembantu, atau mungkin istri seorang diaken, atau bahkan seorang janda yang didukung oleh gereja. Tetapi Kitab Suci tidak mengatakan demikian. Mereka merasa sulit untuk menerima bahwa seorang wanita dapat berfungsi dalam pelayanan, mengajar atau berkhotbah. Namun Kitab Suci jelas.
Misalnya, kita diberitahu bahwa Filipus, penginjil, memiliki empat anak perempuan yang bernubuat: “Dan orang yang sama memiliki empat anak perempuan, perawan, yang bernubuat” (Kisah Para Rasul 21:9). Firman mengatakan, “Tetapi orang yang bernubuat berbicara kepada manusia untuk membangun, menasihati, dan menghibur” (1 Korintus 14:3). Nubuat adalah untuk Gereja. Itu membangun, memperkuat, dan mengangkat umat Tuhan.
Itu berarti wanita-wanita ini adalah pelayan, berbicara Firman oleh Roh. Jadi, perbedaan antara laki-laki dan perempuan berkaitan dengan tubuh, bukan roh. Dalam Kristus, roh Anda adalah yang mendefinisikan identitas Anda dan kapasitas Anda untuk berfungsi. Pengurapan dan anugerah Roh tidak dibatasi oleh gender.
Namun, ada struktur alami dan relasional, terutama dalam pernikahan. Alkitab mengajarkan keteraturan dalam konteks itu. Tetapi di luar persatuan itu, fungsi spiritual tidak dibatasi oleh gender. Roh yang sama bekerja dalam semua dan melalui semua.
Pertanyaannya, oleh karena itu, bukanlah apakah seseorang laki-laki atau perempuan tetapi apakah seseorang menyerahkan diri kepada Roh. Tuhan bekerja melalui mereka yang membuat diri mereka tersedia bagi-Nya. Jadi, tolaklah menafsirkan Kitab Suci melalui tradisi atau bias manusia. Biarkan Firman berbicara untuk dirinya sendiri. Dalam Kristus, kita satu. Dan dalam kesatuan itu, masing-masing dari kita diberdayakan untuk berfungsi dalam anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Jadi, kenali siapa Anda dalam Roh, dan berjalanlah dalam kepenuhan panggilan itu.
Prayer
Bapa yang terkasih, aku berterima kasih atas kebenaran Firman-Mu dan wahyu tentang identitasku dalam Kristus. Aku berfungsi oleh Roh-Mu, tidak terhalang oleh keterbatasan alami, mengekspresikan anugerah yang telah Engkau berikan kepadaku untuk kemuliaan-Mu. Aku berjalan dengan keberanian dan kejelasan, memenuhi panggilanku dalam Kristus, dalam Nama Yesus. Amin.
Salvation Prayer
Ya Tuhan Allah, saya percaya dengan segenap hati saya kepada Yesus Kristus, Anak Allah yang hidup. Saya percaya Dia mati untuk saya dan Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Saya percaya Dia hidup hari ini.
Saya mengaku dengan mulut saya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dalam hidup saya mulai hari ini. Melalui Dia dan dalam Nama-Nya, saya memiliki hidup yang kekal; saya dilahirkan kembali.
Terima kasih Tuhan, karena menyelamatkan jiwaku! Sekarang saya adalah anak Allah. Haleluya!